|
| 01 Jun 2020 Mon 07:37 AM

Komentar Yevhen Bokhasvili Setelah Jadi Bintang Kemenangan PSS atas Bhayangkara FC

|my

<p>Komentar Yevhen Bokhasvili Setelah Jadi Bintang Kemenangan PSS atas Bhayangkara FC</p>
[ 05-10-2019 ]

Komentar Yevhen Bokhasvili Setelah Jadi Bintang Kemenangan PSS atas Bhayangkara FC


PSS Sleman meraih kemenangan di kandang Bhayangkara FC dalam lanjutan pekan ke-22 Shopee Liga 1 2019. Tim promosi sukses menang dua gol tanpa balas di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Bintang kemenangan PSS kali ini adalah bomber asal Ukraina, Yevhen Bokhasvili. Sang striker memborong dua gol ke gawang Bhayangkara FC yang yang dikawal Wahyu Tri Nugroho pada menit ke-59 dan 90+1.

Gol pertama terjadi saat Yevhen memanfaatkan bola liar di kotak penalti. Tanpa ampun, ia menyikat bola ke tiang jauh gawang Bhayangkara FC.

Gol keduanya dicetak lewat tandukan. Yevhen menyambar bola umpan lambung Wahyu Sukarta dari sisi kanan penyerangan.

Pemain yang memiliki tinggi badan 186 cm tersebut tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah kembali menjadi penentu kemenangan PSS. Ia mengaku hasil positif PSS juga berkat kerja keras seluruh pemain dalam menjalankan instruksi pelatih.

"Tentu saya sangat senang dengan hasil kemenangan hari ini. Seluruh pemain tampil luar biasa demi meraih poin yang penting," terang Yevhen Bokhasvili kepada Bola.com, usai pertandingan, Jumat (4/10/2019).

"Selain itu, saya bisa kembali membantu tim ke jalur kemenangan. Harapan saya PSS Sleman meningkat untuk laga-laga selanjutnya," ujarnya.

Dua gol ke gawang Bhayangkara FC menjadi penanda kembalinya naluri Yevhen, untuk menjebol gawang lawan. Eks pemain Dnipro dan FC Minsk ini kesulitan mencetak gol dalam tujuh pekan terakhir.

Terakhir kali, ia mencetak gol saat PSS melawan Persela Lamongan (15/8/2019). Itu pun melalui eksekusi penalti.

Kini, Yevhen Bokhasvili telah mengoleksi 11 gol dari 21 penampilan bersama PSS Sleman.

"Akhirnya naluri mencetak gol saya kembali, setelah beberapa pertandingan tidak bisa mencetak gol. Karena saya adalah seorang striker jadi harus dituntut untuk minimal bisa menjebol gawang lawan," jelas pria yang memiliki nama akrab Baha tersebut.